Selamat Datang dan Selamat Membaca

Manisnya Buah Kesabaran


Hidup ini penuh ujian. Itulah yang sering kita dengar. Memang benar, tidak bisa kita pungkiri bahwa dalam mengarungi kehidupan ini tidak selamanya berjalan dengan mulus. Ujian dan cobaan datang menghampiri kita. Hal ini berdasarkan firman Allah Subhanallahu wa ta'ala dalam al-Qur’an,  Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun (QS. Al-Mulk: 2).
Akan tetapi, sebagai hamba-Nya, kita harus hadapi semua itu dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Karena apapun ujian yang Allah Subhanallahu wa ta'ala berikan kepada kita, tentunya akan membuahkan hasil yang manis apabila kita sabar menghadapinya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, Sangat dikagumi sifat orang mukmin, yaitu semua urusan yang menimpanya adalah baik, dan tidaklah seorang mukmin itu kecuali apabila di timpa kebaikan, ia bersyukur lalu menjadi kebaikan baginya; dan bila ditimpa musibah keburukan ia bersabar dan menjadi kebaikan baginya apabila ia ditimpa (HR. Muslim).
Bahkan dalam al-Qur’an pun telah dijelaskan tentang manisnya buah kesabaran, Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu." Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas (QS. Az-Zumar: 10).  
Para pembaca yang budiman, sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa tidak hanya kita yang selalu mendapat ujian dari Allah Subhanallahu wa ta'ala, namun pada zaman dahulu nabi-nabi Allah Subhanallahu wa ta'ala pun telah diuji dan diberikan berbagai cobaan hidup. Bahkan bila kita melihat dalam sejarah, ujian yang Allah Subhanallahu wa ta'ala berikan kepada para nabi jauh lebih besar dari ujian yang kita dapatkan. Akan tetapi, mereka bisa menghadapinya dengan sabar.
Salah satunya nabi Ibrahim 'alaihi salam yang telah diuji melalui anak dan istrinya. Beliau begitu sabar dan pasrah menghadapinya. Berkat kesabarannya pun beliau mendapatkan balasan yang manis dari Allah Subhanallahu wa ta'ala.
Perlu kita ketahui juga bahwa kesabaran tidak pernah ada habisnya. Semakin sabar kita menghadapi ujian yang Allah Subhanallahu wa ta'ala berikan, semakin manis juga buah (balasan) yang akan kita dapatkan. Untuk itu, apapun ujian yang datang kepada kita, marilah kita hadapi dengan penuh kesabaran. Insya allah, kita akan merasakan manisnya pahala Allah Subhanallahu wa ta'ala. Aamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar