Selamat Datang dan Selamat Membaca

Penantian dan jemputan Jodohku...

Penantian adalah satu ujian,
Tetapkanlah ku selalu dalam harapan,
Karena keimanan tak hanya diucapkan,
Adalah ketabahan menghadapi cobaan,
Sabarkanlah ku menanti pasangan hati,
...
Itulah sepenggalan lirik lagu nasyid tentang penantian jodoh. Bila jodoh tak kunjung datang, hati pun gelisah dan bertanya-tanya, siapakah jodohku? Kapankah dia datang? Apakah dia seseorang yang shaleh/shalehah, tampan/cantik, kaya? Pertanyaan-pertanyaan pun datang dalam diri kita.
Wahai sahabatku, sesungguhnya jodoh, rezeki, hidup, dan kematian itu sudah tertulis di lauhul mahfudz. Firman Allah Subhanallahu wa ta’ala dalam surat An-Naml ayat 75, Tiada sesuatupun yang ghaib di langit dan di bumi, melainkan (terdapat) dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfuzh).”
Jadi, janganlah kita merasa resah, sedih karena jodoh tak kunjung datang. Janji Allah Subhanallahu wa ta’ala sangatlah nyata dan Dia telah menciptakan hamba-hamba-Nya berpasangan. Firman Allah Subhanallahu wa ta’ala dalam surat Ar-Ruum ayat 21, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”
Lantas mengapa sampai sekarang kita belum dipertemukan dengan kekasih hati? Pertanyaan ini mungkin merupakan induk dari pertanyaan-pertanyaan tentang masalah jodoh dan jawabannya pun tak lain adalah hanya Allah Subhanallahu wa ta’ala Yang Maha Tahu. Dia Maha Mengetahui yang terbaik untuk hamba-Nya. Dia sudah mempunyai waktu yang tepat, kapan kita akan dipertemukan dengan kekasih pilihan-Nya.
Kita pun jangan merasa resah akan pilihan-Nya karena Allah Subhanallahu wa ta’ala akan mempertemukan kita dengan jodoh yang sesuai dengan iman kita. Insya Allah orang yang baik, akan dijodohkan pula dengan yang baik. Hal ini berdasarkan firman Allah Subhanallahu wa ta’ala dalam surat An-Nuur ayat 26, “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga).”
Akan tetapi, jika kita telah merasa lelah akan penantian jodoh yang tak kunjung datang, maka kita harus melawannya dengan penuh ketaatan kepada Allah Subhanallahu wa ta’ala karena penantian itu adalah sebuah ujian yang harus dilawan. Jika kita bisa melawannya, maka kita akan segera merasakan manisnya balasan yang diberikan-Nya kepada kita.
Ada beberapa tips dalam melawan penantian tersebut. Pertama, berpuasalah. Dari Ibnu Mas’ud radiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Wahai generasi muda, barangsiapa di antara kamu telah mampu berkeluarga hendaknya ia kawin, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Barangsiapa belum mampu, hendaknya berpuasa, sebab ia dapat mengendalikanmu.” (Muttafaq Alaihi). Dengan berpuasa, kita tidak hanya menahan rasa lapar dan haus tetapi kita bisa menahan hawa nafsu.
Kedua, menjaga atau menundukkan pandangan. Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, “Pandangan adalah satu satu anak panah syaitanyang beracun. Barangsiapa yang meninggalkannya karena takut kepada-Ku, maka Aku akan menggantinya dengan keimanan yang akan dirasakan manis hatinya.” (HR. Hakim)
Ketiga, perbanyak membaca dan mentafakuri Al-Qur’an. Allah Subhanallahu wa ta’ala berfirman dalam surat Al-Israa’ ayat 82, “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.”
Keempat, jauhi hal-hal yang dapat menggolakkan. Allah Subhanallahu wa ta’ala berfirman dalam surat Al-Israa’ ayat 36, Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.”
Kelima, berkumpullah dengan orang-orang shaleh. Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam,”Sesungguhnya tergantung kualitas agama temannya, maka hendaklah setiap kalian memperhatikan dengan siapa ia berteman.” (HR. Imam Ahmad, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi)
Keenam, mintalah pertolongan Allah Subhanallahu wa ta’ala. Firman Allah Subhanallahu wa ta’ala dalam surat Al-Insyirah ayat 7-8, Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.”
Ketujuh, seringlah bersedekah agar pertolongan itu semakin dekat. Allah Subhanallahu wa ta’ala berfirman dalam surat Muhammad ayat 7, Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”
Itulah beberapa tips dalam melawan sebuah penantian. Akan tetapi, tips-tips itu pun bisa dijadikan sebagai alat untuk menjemput jodoh terbaik untuk kita. Semoga Allah Subhanallahu wa ta’ala segera mempertemukan kita dengan kekasih pilihan-Nya, kekasih yang selama ini kita harapkan. Aamiin

Referensi:
Al-Qur’an al Karim
Jomblo Karya Raya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar