Rumahku surgaku, tempat berlabuh hati yang
teduh...
Rumahku surgaku, tempat di mana jiwa berlabuh...
Rumahku surgaku, tempat di mana rindu berteduh...
Itulah sepenggalan lirik lagu “Rumahku Surgaku”
dari salah satu grup nasyid terbaik. Siapa yang tidak mau memiliki rumah
seperti surga yang di dalamnya bisa menyejukkan hati, menyejukkan jiwa?
Memiliki rumah layaknya di surga adalah impian
semua orang. Ketika rasa lelah, cape karena banyaknya pekerjaan di luar sana,
maka rumahlah salah satu tempat yang dijadikan tempat beristirahat, tempat
berteduh juga tempat berlabuhnya kerinduan kepada mereka yang disayang.
Terciptanya rumah bak surgawi karena mereka suami
istri yang bisa saling melengkapi, mereka yang bisa saling memahami, mereka
yang bisa saling mengerti, mereka yang bisa saling menjaga, dan mereka pula
yang saling menutupi aibnya. Keduanya menjalankan hak dan kewajibannya sesuai
yang telah ditentukan sesuai syariat Islam.
Di dalam rumahnya pun tercipta suasana Islami. Suasana
yang dihiasi dengan perintah-perintah Allah Subhanallahu wa ta'ala. Suasana seperti yang selalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wassalam contohkan terhadap keluarganya. Suami yang selalu melindungi, mengajak
istri dan anak-anaknya untuk melakukan shalat berjamaah. Suami yang mengajarkan
istri dan anak-anaknya untuk selalu taat dan patuh terhadap perintah Allah Subhanallahu wa ta'ala dan sunah Rasul-Nya, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan bersama-sama
melantunkan ayatnya dengan indah. Begitupun sang istri mampu menjaga kehormatan
suami dan menjaga amanatnya sebagai seorang istri sekaligus seorang ibu yang selalu
patuh dan taat pada suami serta menjaga anak-anaknya dengan penuh kasih sayang.
Pertengkaran dan perbedaan pendapat mungkin tidak
bisa dihindari karena itulah salah satu bumbu dalam membangun sebuah keluarga. Namun,
itu semua bisa diatasi dengan sama-sama bisa saling mengerti, tidak saling
egois, dan bisa menyikapinya dengan kepala dingin.
Dengan begitu, Insya
Allah harapan dan keinginan kita memiliki rumah bak surgawi bisa terkabul
dan menjadi keluarga sakinnah, mawaddah,
warrahmah. Mudah-mudahan juga kelak di akhirat sana kita masih bisa
berkumpul bersama keluarga yang terkasih. Aamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar